Cole Palmer Cedera, Chelsea Kewalahan vs Palace

Cole Palmer Cedera, Chelsea Kewalahan vs Palace

Cole Palmer Cedera, Chelsea Kewalahan vs Palace. Chelsea menelan kekalahan pahit 1-3 dari Crystal Palace di Stamford Bridge pada laga pekan ke-23 Premier League 2025/26, Minggu 28 Januari 2026 malam WIB. Absennya Cole Palmer karena cedera hamstring ringan menjadi pukulan telak bagi The Blues. Tanpa sang playmaker utama yang sudah mencetak 14 gol dan 9 assist musim ini, Chelsea tampak kehilangan arah di lini serang. Palace memanfaatkan kelemahan itu dengan klinis, mencetak tiga gol melalui Jean-Philippe Mateta (2 gol) dan Eberechi Eze, sementara Chelsea hanya mampu membalas satu gol lewat penalti Christopher Nkunku. Kekalahan ini membuat posisi Chelsea di klasemen terancam tergeser dari zona Liga Champions. REVIEW FILM

Absennya Palmer dan Dampak Langsung: Cole Palmer Cedera, Chelsea Kewalahan vs Palace

Cole Palmer mengalami cedera hamstring ringan saat latihan sehari sebelum laga. Enzo Maresca mengonfirmasi bahwa pemain berusia 23 tahun itu tidak fit untuk bermain dan diperkirakan absen 2–3 pekan. Palmer musim ini menjadi motor utama serangan Chelsea dengan kontribusi hampir 40% dari total gol tim. Tanpa dia, lini serang Chelsea terlihat pincang. Noni Madueke dipaksa bermain sebagai false 9, sementara Nkunku dan Pedro Neto ditempatkan di sayap—formasi yang gagal menciptakan ancaman konsisten. Di babak pertama, Palace langsung memimpin melalui sundulan Mateta pada menit ke-12. Chelsea sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Nkunku di menit ke-31 setelah Eze melakukan handsball di kotak penalti. Namun Eze membalas cepat sebelum turun minum dengan tendangan keras dari luar kotak. Babak kedua Palace menutup kemenangan melalui gol kedua Mateta di menit ke-68 setelah memanfaatkan kesalahan Thiago Silva. Chelsea menguasai bola 62% tapi hanya mencatat 4 tembakan on target dari 17 percobaan—bukti nyata betapa hilangnya kreativitas tanpa Palmer.

Performa Pemain dan Analisis Taktik: Cole Palmer Cedera, Chelsea Kewalahan vs Palace

Tanpa Palmer, lini tengah Chelsea terlihat lamban. Enzo Fernández dan Moisés Caicedo gagal mengontrol tempo, sementara Madueke kesulitan beradaptasi di posisi tengah. Nkunku tampil cukup baik dengan satu gol dari penalti, tapi kurang tajam di penyelesaian akhir. Di belakang, Thiago Silva dan Benoît Badiashile sering kalah duel udara dengan Mateta yang sangat dominan. Pelatih Enzo Maresca setelah laga mengakui absennya Palmer sangat terasa: “Cole adalah pemain yang membuat segalanya lebih mudah bagi kami. Tanpa dia, kami kehilangan keseimbangan di serangan dan transisi.” Di sisi Palace, Oliver Glasner memuji disiplin timnya yang mampu memanfaatkan ruang kosong di belakang bek Chelsea.

Dampak bagi Klasemen dan Prospek Chelsea

Kekalahan ini membuat Chelsea tertahan di posisi ke-5 dengan 42 poin dari 23 laga, tertinggal 5 poin dari zona Liga Champions. Palace naik ke posisi ke-10 dengan 32 poin. Absennya Palmer selama 2–3 pekan berarti ia berisiko melewatkan laga krusial melawan Arsenal dan Manchester City di awal Februari. Chelsea harus segera menemukan solusi di lini serang jika ingin tetap bersaing di empat besar. Cedera Palmer juga menjadi peringatan bagi Maresca bahwa kedalaman skuad masih perlu ditingkatkan. Tanpa sang playmaker, Chelsea terlihat sangat bergantung pada individu tertentu, dan ini bisa menjadi masalah besar di paruh kedua musim yang padat.

Kesimpulan

Kekalahan 1-3 dari Crystal Palace menjadi pukulan telak bagi Chelsea, terutama karena absennya Cole Palmer yang terbukti sangat krusial. Tanpa sang playmaker utama, The Blues kehilangan kreativitas, ketajaman, dan keseimbangan serangan. Hasil ini juga menunjukkan bahwa meski skuad bertabur bintang, kedalaman dan ketahanan tim masih menjadi pekerjaan rumah besar. Bagi Palace, kemenangan ini membuktikan mereka mampu mengalahkan tim besar ketika tampil disiplin dan klinis. Chelsea kini harus segera pulih dan mencari cara mengatasi ketergantungan pada Palmer sebelum terlambat. Musim masih panjang, tapi kekalahan ini jadi peringatan keras bahwa tidak ada pemain yang tak tergantikan—bahkan yang sekelas Cole Palmer sekalipun.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment