Bhayangkara FC Kalah 1-2 dari Borneo FC Sengit
Bhayangkara FC Kalah 1-2 dari Borneo FC Sengit. Bhayangkara Presisi Indonesia FC harus mengakui keunggulan Borneo FC Samarinda dengan kekalahan tipis 1-2 pada laga pekan ke-21 BRI Liga 1 2025/2026 yang berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu malam 7 Februari 2026. Pertandingan berjalan sangat sengit sepanjang 90 menit plus injury time, dengan kedua tim saling memberikan tekanan tinggi. Borneo FC berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu dan mencuri tiga poin penting di kandang lawan. Kekalahan ini membuat Bhayangkara tertahan di posisi 9 klasemen dengan 26 poin dari 20 laga, sementara Borneo FC semakin kokoh di peringkat 2 dengan 46 poin dari 20 pertandingan. BERITA TERKINI
Jalannya Pertandingan dan Gol Penentu: Bhayangkara FC Kalah 1-2 dari Borneo FC Sengit
Bhayangkara memulai laga dengan baik dan berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-18 melalui tendangan bebas cantik yang dieksekusi oleh Sho Yamamoto. Gol tersebut membuat tuan rumah memimpin 1-0 hingga turun minum, meski Borneo FC beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat yang dipimpin Stefano Lilipaly dan Mariano Peralta.
Memasuki babak kedua, Borneo FC meningkatkan intensitas. Pada menit ke-53, Mariano Peralta menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan menyambut umpan silang dari sayap kiri. Gol penyama ini membakar semangat Pesut Etam untuk terus menekan. Puncaknya terjadi pada menit ke-78 ketika Stefano Lilipaly mencetak gol kemenangan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari Liridon Krasniqi. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang meski Bhayangkara sempat mengancam di injury time melalui tendangan Moussa Sidibe yang masih bisa ditepis kiper Borneo.
Kartu kuning dikeluarkan kepada lima pemain (tiga dari Bhayangkara dan dua dari Borneo), namun tidak ada kartu merah. Pertandingan berjalan cukup keras tapi tetap dalam batas sportivitas.
Performa Pemain Kunci dan Statistik: Bhayangkara FC Kalah 1-2 dari Borneo FC Sengit
Mariano Peralta menjadi man of the match dengan satu gol dan kontribusi besar di lini depan Borneo FC. Stefano Lilipaly juga tampil gemilang dengan gol kemenangan dan dua assist sepanjang laga. Dari kubu Bhayangkara, Sho Yamamoto mencetak gol pembuka dan menjadi ancaman utama, sementara Moussa Sidibe sempat mengancam di akhir laga tapi kurang beruntung.
Statistik menunjukkan pertandingan cukup seimbang: penguasaan bola 49%-51% untuk Borneo, tembakan 12-10 (on target 6-4), pelanggaran 13-11, dan kartu kuning 3-2. Borneo lebih efektif di serangan balik dan memanfaatkan kesalahan lini belakang Bhayangkara.
Reaksi Pelatih dan Dampak Klasemen
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes memuji mental juang anak asuhnya: “Kami tertinggal tapi tidak menyerah. Anak-anak tampil dengan hati dan itu yang membawa kemenangan.” Sementara pelatih Bhayangkara Paul Munster kecewa: “Kami punya peluang tapi tidak bisa menyelesaikannya. Ini pelajaran berharga di kandang sendiri.”
Kemenangan ini membuat Borneo FC semakin mantap di peringkat 2 dengan 46 poin dari 20 laga, hanya terpaut 2 poin dari pemuncak klasemen. Bhayangkara tertahan di posisi 9 dengan 26 poin dan harus segera bangkit agar tidak semakin jauh dari zona playoff.
Kesimpulan
Borneo FC berhasil mencuri tiga poin penting dengan mengalahkan Bhayangkara Presisi Indonesia FC 2-1 dalam laga sengit pada pekan ke-21 BRI Liga 1 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Sabtu 7 Februari 2026. Gol penyama Mariano Peralta dan gol kemenangan Stefano Lilipaly menjadi penentu setelah Bhayangkara unggul lebih dulu lewat Sho Yamamoto. Hasil ini memperkuat posisi Borneo FC di papan atas klasemen dan menambah keyakinan tim menjelang laga-laga krusial berikutnya. Bagi Bhayangkara, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya konsistensi di akhir laga. Pertandingan ini menunjukkan bahwa Liga 1 musim ini masih sangat kompetitif, di mana tim mana pun bisa menang atau kalah di detik-detik akhir. Borneo FC membuktikan bahwa mereka tetap menjadi kandidat kuat juara, sementara Bhayangkara harus segera menemukan ritme kembali. Semoga kedua tim bisa terus memberikan penampilan terbaik di sisa musim reguler. Liga 1 semakin seru, dan duel seperti ini menjadi salah satu daya tarik utama kompetisi.



Post Comment