MOTM Pertandingan Arsenal vs Bournemouth

motm-pertandingan-arsenal-vs-bournemouth

MOTM Pertandingan Arsenal vs Bournemouth. Declan Rice secara bulat diakui sebagai Man of the Match dalam kemenangan dramatis Arsenal 3-2 atas Bournemouth pada 3 Januari 2026. Gelandang timnas Inggris ini mencetak brace pertamanya di Premier League, mengubah kedudukan dari tertinggal menjadi unggul, dan membawa timnya memperlebar jarak menjadi enam poin di puncak klasemen. Meski baru pulih dari cedera lutut yang membuatnya absen di laga sebelumnya, Rice tampil dominan sepanjang 90 menit lebih. Penampilannya tidak hanya krusial secara gol, tapi juga dalam mengontrol permainan dan memimpin comeback tim. Pujian mengalir dari berbagai pihak, menegaskan bahwa Rice layak mendapat gelar pemain terbaik laga ini tanpa ragu. REVIEW WISATA

Brace Bersejarah Declan Rice: MOTM Pertandingan Arsenal vs Bournemouth

Momen puncak penampilan Rice datang di babak kedua. Gol pertamanya di menit ke-54 lahir dari tembakan keras jarak jauh yang tak terhentikan, memanfaatkan umpan cerdas dari rekan setimnya. Ini menjadi pembalik suasana setelah Arsenal sempat kesulitan di babak pertama. Tak berhenti di situ, Rice menambah gol keduanya di menit ke-71 dengan penyelesaian tenang dari dalam kotak penalti, setelah menerima umpan cutback akurat. Brace ini adalah yang pertama baginya di Premier League setelah hampir 300 penampilan, menunjukkan evolusi permainannya yang semakin tajam dalam kontribusi menyerang. Selain gol, Rice tetap solid dalam tugas bertahan, merebut bola di momen penting, dan menjaga tempo permainan saat tim dalam tekanan. Performa lengkap inilah yang membuatnya unggul jauh dari pemain lain di lapangan.

Kontribusi di Luar Gol: MOTM Pertandingan Arsenal vs Bournemouth

Rice bukan hanya pencetak gol, tapi juga motor utama lini tengah Arsenal. Ia sering maju mendukung serangan, menciptakan ruang bagi rekan setim, dan memberikan umpan-umpan kunci yang membongkar pertahanan Bournemouth. Staminanya luar biasa, bermain penuh meski kondisi lutut belum 100 persen sempurna. Di sisi defensif, Rice melakukan tackling presisi dan intersepsi yang menghentikan transisi cepat lawan. Kepemimpinannya terlihat saat tim tertinggal; ia tetap tenang dan menginspirasi rekan untuk bangkit. Meski ada momen kontroversial seperti tarikan baju yang tak dihukum kartu merah, Rice fokus pada permainan dan tak terpancing emosi berlebih. Statistiknya mencerminkan dominasi: akurasi umpan tinggi, duel menang, dan ancaman konstan di depan gawang. Tak heran jika ratingnya mencapai angka tertinggi di berbagai penilaian pasca-laga.

Mengapa Rice Layak MOTM

Dibandingkan pemain lain, Rice jelas menjadi yang paling berpengaruh. Gabriel Magalhaes memang menebus kesalahannya dengan gol penyama, tapi blunder awalnya memberi gol mudah bagi lawan. Pemain seperti Martin Odegaard memberikan assist penting, sementara Noni Madueke aktif di sayap. Namun, tak ada yang setara dengan dampak Rice: dua gol penentu, performa konsisten dari menit pertama hingga akhir, dan kemampuan mengubah jalannya pertandingan. Di sisi Bournemouth, Antoine Semenyo mengancam dan Evanilson mencetak gol, tapi tim tuan rumah akhirnya kalah. Rice membawa Arsenal lolos dari potensi kekalahan, memperpanjang rekor kemenangan beruntun, dan mengukuhkan status tim sebagai favorit juara. Gelar MOTM ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengakuan atas kelas dunia yang ditunjukkannya.

Kesimpulan

Declan Rice pantas menyandang predikat Man of the Match dalam laga penuh drama melawan Bournemouth. Brace bersejarahnya, ditambah kontribusi menyeluruh di kedua sisi lapangan, menjadi faktor penentu kemenangan Arsenal. Di usia 26 tahun, Rice semakin membuktikan diri sebagai salah satu gelandang terbaik, dengan kemampuan adaptasi yang luar biasa meski baru pulih dari cedera. Penampilan ini tidak hanya memberi tiga poin krusial, tapi juga suntikan moral bagi tim dalam perburuan gelar. Jika Rice terus seperti ini, ia tak hanya akan sering jadi MOTM, tapi juga kandidat kuat pemain terbaik musim. Arsenal beruntung memilikinya sebagai pilar utama.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Post Comment